Sakiya Sunaryo: Saya Tidak Terima Ludruk Di Surabaya Hilang
May 6th, 2008 | By PUSPeK Averroes | Category: BINCANG BUDAYA
Oleh: Edi Purwanto
Siang itu Kota Surabaya terasa panas sekali. Panasanya terik matahari seolah-olah membuat kulit setiap orang yang ada dibawahnya terbakar. Asap kendaraan dan pabrik serta bau sampah menyengat. Dari jauh terdengar suara motor yang tidak pernah berhenti berbunyi. Sesekali suara pesawat terbang menambah kebisingan dan hiruk-pikuk kota Surabaya. Tidak jauh dari keramaian kota Surabaya [...]
